Tag: Housekeeping

  • Amenities Berikut Ini Wajib Diketahui Anak Perhotelan

    Amenities Berikut Ini Wajib Diketahui Anak Perhotelan

    Sebagai anak perhotelan pengetahuan terhadap amenities wajib teman-teman ketahui. Amenities adalah barang-barang atau fasilitas yang digunakan tamu ketika menginap di hotel. Biasanya barang -barang ini ada di meja, kamar mandi, dan di dekat tempat tidur.

    Amenities merupakan fasilitas yang diberikan oleh pihak hotel kepada konsumen yang menginap. Seperti berikut ini:
    • Sabun mandi,
    • Shampoo,
    • Air Mineral,
    • Teh,
    • Kopi,
    • Gula,
    • Kertas,
    • Pulpen

    Amenities yang lengkap menjadi daya tarik dan nilai tambah bagi tamu. Sementara itu, amenities yang kurang memadai dapat membuat konsumen memberikan pengalaman menginap kurang baik. Meskipun secara keseluruhan hotel tersebut sudah dianggap bagus dan nyaman.

    Perlu diketahui amenities ada yang memang boleh dibawa pulang dan juga tidak. Oleh sebab itu, kamar yang akan digunakan kembali oleh pelanggan berikutnya, haruslah segera diisi ulang amenitiesnya. Tugas teman-teman Housekeeping adalah mengganti handuk, meletakkan kembali botol air mineral yang baru, dan sebagainya.

    Jenis-Jenis Amenities
    Untuk mengetahui ragam jenis amenities yang ada berikut informasinya untuk sahabat DWC.

    Bathroom Amenities
    Sesuai namanya, amenities ini mencakup hal-hal yang ada di kamar mandi hotel. Fasilitas seperti apa yang perlu dipersiapkan?
    • Peralatan sikat gigi (sikat gigi dan odol),
    • Peralatan mandi (sabun dan shampoo),
    • Dua handuk putih besar,
    • Keset handuk,
    • Tisu,
    • Cermin, dan
    • Gelas.

    Room Service Amenities 
    Room service amenities adalah barang-barang yang berada di dalam kamar hotel.

    • Televisi,
    • Dua botol air mineral,
    • Teh, kopi, gula, dan krimer.
    • Sandal hotel,
    • Dua gelas cangkir dan sendok,
    • Cermin, dan
    • Gantungan baju.

    Guest Room Amenities
    Amenities ini ada di ruang tamu hotel. Selain itu, sering terletak di laci yang bersebelahan dengan tempat tidur. Biasanya, berada di samping telepon. Tamu hotel berhak mendapatkan panduan yang jelas. Oleh sebab itu, amenities ini ada untuk memberi informasi tentang hotel.
    • Informasi hotel (brosur, peta lokasi, menu, dan sebagainya),
    • Pulpen dan kertas, serta
    • Telepon

    Amenities yang Boleh dan Tak Boleh Dibawa Pulang
    Beberapa amenities memang boleh dibawa pulang. Namun, ada juga barang-barang yang tidak diperbolehkan untuk dibawa. Nantinya tim housekeeping akan mengecek ke kamar apakah ada barang yang dibawa oleh tamu sesuai prosedur hotel. Berikut adalah jenis barang yang boleh dan tidak boleh dibawa oleh tamu.

    Boleh Dibawa Pulang
    • Pulpen dan kertas,
    • Air mineral,
    • Sandal hotel,
    • Sabun, shampoo, dan sikat gigi, serta
    • Teh, kopi, gula, dan krimer.

    Tidak Boleh Dibawa Pulang
    • Water heater,
    • Handuk,
    • Keset,
    • Gantungan baju,
    • Bantal,
    • Selimut,
    • Lampu tidur, dan
    • Hiasan di kamar hotel.

    Tidak semua hotel menyediakan amenities yang sama. Ada yang menyediakan sangat lengkap, ada pula yang hanya menyediakan pokoknya saja. Teman-teman DWC tetap semangat untuk selalu belajar ya. Semoga segala cita-cita dapat tercapai.. Aamiin

    Sumber: www.unsplash.com

  • Mengulas Housekeeping Departement, Kenali dan Pahami Pekerjaannya

    Mengulas Housekeeping Departement, Kenali dan Pahami Pekerjaannya

    Halo teman-teman, kembali lahi mari kita bahas departement yang ada di hotel. Tentunya departement ini langsung berhubungan dengan tamu yaitu housekeeping.

    Housekeeping adalah gabungan dari dua kata, yaitu “house” dan “keeping” masing masing di antaranya memiliki arti “rumah” dan “pemelihara”. Jika digabungkan maka pengertian dari housekeeping adalah orang atau departemen yang mengurus dan memelihara suatu penginapan atau hotel.

    Jam kerja housekeeping mengacu Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2000 yaitu selama 8 jam dalam satu hari, dan pada umumnya jam kerja tersebut akan dibagi kedalam beberapa shift. Kurang lebih ada 3 shift yang berlaku yaitu mulai 06.00 – 14.00 untuk shift pagi, 14.00 – 22.00 untuk shift siang, dan 22.00 – 06.00 untuk shift malam. Tetapi ada juga perhotelan yang menggunakan 4 shift.

    Pembagian pekerjaan dalam housekeeping terbagi dalam beberapa seksi, seperti;

    1. Room Section

    Tugas seksi ini adalah membersihkan dan merapikan ruangan atau kamar setelah tamu check out. Mengumpulkan laundry yang kotor dan mengantarkannya ke ruang laundry, mengganti sprei dan selimut, membersihkan debu, hingga membersihkan kamar mandi.
    Seksi ini adalah salah satu yang paling disorot kinerjanya. Kamar yang rapi dan nyaman pasti meningkatkan kepuasan menginap. Sebaliknya, jika ada saja kekurangan yang ditemukan oleh tamu pada kebersihan dan kerapian kamarnya, tingkat kepuasan tamu juga akan berkurang.

    2. Public Area Section

    Seksi ini bertanggung jawab atas pemeliharaan dan pelayanan di area-area publik seperti lobi, kolam renang, gym, dan fasilitas umum lainnya. Pemeliharaan kebersihan dari area umum harus dijaga dengan sangat baik karena banyaknya orang yang berlalu lalang dan memanfaatkan area umum tersebut. Ruang umum yang kotor tentu akan membuat sebuah penginapan menjadi tidak nyaman dan tidak menarik untuk dilihat.

    3. Laundry Section

    Sesuai namanya, seksi ini bertugas untuk mencuci, menyetrika dan melipat semua kain yang digunakan di hotel. Termasuk juga memberikan jasa laundry kepada tamu (jasa ini tidak gratis, akan dikenakan biaya yang diperhitungkan saat tamu check out). Semua kain milik hotel tersebut meliputi handuk mandi, bathrobe, gorden, sprei dan selimut. Pada beberapa hotel, seragam karyawan juga termasuk menjadi tanggung jawab bagian ini.

    4. Linen Section

    Seksi ini merupakan kelanjutan dari seksi laundry. Tugasnya adalah mendistribusikan linen dan kain-kain yang sudah rapi dan bersih ke semua lini dan ruangan hotel yang membutuhkannya. Jika linen section mengalami keterlambatan maka otomatis ruangan tidak akan mendapatkan berbagai handuk dan kain bersih lainnya dengan cepat.

    5. Florist and Gardener

    Sesuai dengan namanya, seksi ini bertanggung jawab atas keindahan taman dan bunga-bungaan di sekitar hotel.
    Florist bertanggung jawab atas kesegaran dan keindahan buket dan rangkaian bunga yang diletakkan di ruangan-ruangan hotel. kamar, lobi, restoran, hingga lorong-lorong penginapan. Mereka juga yang akan bertugas jika hotel membutuhkan rangkaian bunga khusus untuk suatu event.
    Sedangkan gardener bertugas memelihara tumbuhan dan taman di luar dan dalam hotel. Baik di taman depan, gazebo, taman di sekitar kolam renang dan taman bermain untuk anak. Termasuk melakukan pemangkasan secara teratur, pembersihan dan penyiangan tanaman.
    Secara struktural departement ini ada jenjang karir yang bisa teman-teman raih dari seorang housekeeper loh..

    1. Executive Housekeeper

    Executive housekeeper biasanya disebut juga dengan manajer yang merupakan pimpinan tertinggi dalam departemen. Manajer bertanggung jawab dalam mengawasi jalannya operasional dan kinerja staf di bawahnya.

    2. Assistant Housekeeper

    Assistant housekeeper berperan mendampingi Manajer dalam menjalankan tugasnya. Selain sebagai pendamping, seorang asisten juga kerap kali mewakili manajer yang berhalangan hadir. Tugas lainnya dari assistant housekeeper adalah merangkum semua laporan dan menyampaikannya kepada manajer.

    3. Order Taker

    Order taker memiliki tugas yang hampir sama dengan customer service di sebuah hotel. Order taker bertanggung jawab untuk menerima pesanan dari taku yang menginap, mencatatnya kemudian melaporkannya kepada departemen housekeeping.

    4. Floor Supervisor

    Floor supervisor bertugas di setiap lantai. Tanggung jawab utamanya dalam housekeeping adalah mengawasi kinerja housekeeper dalam melayani tamu. Mereka juga yang pertama kali bertanggung jawab apabila terdapat komplain dari tamu.

    5. Housekeeper

    Posisi ini adalah pekerjaan yang berhubungan langsung dengan tamu. Mereka akan mengunjungi kamar tamu untuk membersihkannya atau memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh para tamu. Karena itu, seorang housekeeper wajib memiliki sikap yang ramah.

  • Catat, Prosedur Making Bed Yang Baik dan Benar!

    Catat, Prosedur Making Bed Yang Baik dan Benar!

    Bed atau tempat tidur di hotel merupakan produk yang menjadi fokus perhatian penting. Kenyamanan tamu dalam beristirahat tentunya akan menentukan penilaian baik/buruknya terhadap hotel tersebut. Kini banyak hotel berlomba-lomba memberikan tempat tidur, bantal serta fasilitas kamar yang tentunya bersih dan wangi. Agar sang tamu dapat betah dan ingin kembali lagi untuk kesekian kalinya.

    Pekerjaan merapihkan kamar merupakan bagian dari Housekeeping Departement. Khususnya yang bekerja pada bagian Room section sebagai Room Boy atau Room Maid. Making bed atau mempersiapkan tempat tidur juga ada prosedur dalam penataan sesuai kebijakan hotel.

    Sebelum membahas lebih jauh tentang making up the bed, maka kita harus tahu terlebih dahulu mengenai komponen tempat tidur. Susunan kompononen tempat tidur:

    1. Bed leg : Kaki tempat tidur
    2. Bed wheel : Roda tempat tidur
    3. Spring box : Papan/kotak /dipan tempat tidur  sebagai alas Mattress (kasur)
    4. Mattress : Kasur
    5. Head board : Papan kepala tempat tidur

    Langkah Making Up Bed

    Making up the bed dengan satu sheet

    1. Spring box: Papan/kotak /dipan tempat tidur sebagai alas Mattress (kasur)
    2. Bed skirt/skirting: Rempel Spring box
    3. Mattress: Kasur
    4. Bed protector/Bed pad: Pelapis mattress agar tidak mudah terkena cairan seperti darah, urine, tumpahan kuah, saos
    5. Sheet: Sprai untuk menutupi seluruh Mattress
    6. Blanket: Selimut yang dilipat dan ditata rapi diatas tempat tidur
    7. Pillows & pillow cases: Bantal dan sarung bantal yang diletakan pada bagian kepala tempat tidur

    Making up the bed dengan dua sheet

    Making up the bed dengan dua sheet dilakukan dari yang paling bawah, urutannya sebagai berikut:

    1. Spring box: Papan/kotak /dipan tempat tidur sebagai alas Mattress (kasur)
    2. Bed skirt/skirting: Rempel Spring box
    3. Mattress: Kasur
    4. Bed protector/Bed pad: Pelapis mattress agar tidak mudah terkena cairan seperti darah, air kencing dsb.
    5. Sheet I: Sprai yang pertama untuk menutupi seluruh Mattress.
    6. Sheet II: Sprai yang kedua sama dengan sheet I untuk menutupi blanket dari bawah dengan posisi terbalik.
    7. Blanket: Selimut untuk melapisi sheet yang kedua.
    8. Pillows & Pillow cases: Bantal dan sarung bantal yang diletakan pada bagian kepala tempat tidur.
    9. Bed Cover/Bed spread: Untuk menutupi seluruh tempat tidur yang telah ditata rapi.

    Making up the bed dengan tiga sheet

    Tidak berbeda dengan dua sheet, making up bed tiga sheet juga dilakukan dari urutan paling bawah. Urutannya sebagai berikut:

    1. Spring box: Papan/kotak /dipan tempat tidur  sebagai alas Mattress (kasur)
    2. Bed skirt/skirting: Rempel Spring box
    3. Mattress: Kasur
    4. Bed protector/Bed pad: Pelapis mattress agar tidak mudah terkena cairan seperti darah, air kencing dsb.
    5. Sheet I: Sprai yang pertama untuk menutupi seluruh Mattress
    6. Sheet II: Sprai yang kedua sama dengan sheet I untuk menutupi blanket dari bawah dengan posisi terbalik.
    7. Blanket: Selimut untuk melapisi sheet yang kedua
    8. Sheet III: Sprai yang ketiga sama dengan sheet I & II untuk menutupi blanket dari atas
    9. Pillows & Pillow cases: Bantal dan sarung bantal yang diletakan pada bagian kepala tempat tidur
    10. Bed Cover/Bed spread: Untuk menutupi seluruh tempat tidur yang telah ditata rapi.

    Making up the bed dengan Duvet

    Making up the bed dengan Duvet pada prinsipnya sama dengan making up the bed dengan tiga sheet. Tetapi terdapat perbedaan pada sheet II, sheet III dan blanket. Pada making up the bed menggunakan duvet tidak menggunakan sheet II, sheet III dan blanket, tetapi menggunakan pengganti sebagai berikut :

    • Inner yang terbuat dari Dacron berbahan bulu Angsa atau jenis lainnya sebagai perngganti blanket.
    • Cover yang terbuat dari sheet seperti sarung bantal untuk menutupi Inner sebagai pengganti sheet I dan sheet II.

    Urutan making up the bed dengan Duvet adalah sebagai berikut:

    1. Spring box: Papan/kotak /dipan tempat tidur sebagai alas Mattress (kasur)
    2. Bed skirt/skirting: Rempel Spring box
    3. Mattress: Kasur
    4. Bed protector/Bed pad: Pelapis mattress agar tidak mudah terkena cairan seperti darah, air kencing dsb.
    5. Sheet I: Sprai yang pertama untuk menutupi seluruh Mattress
    6. Duvet Cover: Sarung Inner  sebagai pengganti Sheet II dan Sheet III
    7. Inner: Pengganti blanket
    8. Pillows & Pillow cases: Bantal dan sarung bantal yang diletakan pada bagian kepala tempat tidur

    Bagaimana teman-teman, mudahkan?

    Banyak berlatih akan membuat teman-teman lebih cakap dan menguasai baik teori maupun prakteknya. Jangan pernah lelah untuk mencoba ya…

  • Housekeeping Departemen, Apa Saja yang Dipelajari?

    Housekeeping Departemen, Apa Saja yang Dipelajari?

    Pernahkan sobat DWC mendengar pekerjaan Housekeeping? Tentu saja pernah ya. Tapi apakah sobat-sobat semua tahu apa sih yang dilakukan oleh Departemen Housekeeping?

    Mungkin sebagian orang beranggapan jika tugas Housekeeping hanya sekedar menata kamar tamu saja. Tapi sebenarnya ada  beberapa tugas yang dilakukan oleh Departemen Housekeeping loh. Ingin tahu apa saja? Berikut kami paparkan untuk teman-teman.

    1. Public Area Section

    Seksi bidang ini mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, kerapian, keindahan dan kenyamanan area hotel yang ditujukan untuk publik. Baik yang berada di luar dan juga yang ada di dalam gedung hotel.

    Area yang ditangani oleh Public Area Section adalah lobby, restroom, restaurant, meeting room, fasilitas untuk karyawan hotel dan lain-lain.

    2. Room Section

    Room section mempunya tanggung jawab untuk menyiapkan dan menjaga kebersihan, kerapian dan kelengkapan kamar tamu.

    Seksi ini yang akan bekerja dan berinteraksi paling dekat dengan Anda sebagai tamu nantinya.

     

    Baca Juga : Langkah-Langkah Memasang Sprei ala Hotel yang Baik dan Benar

     

    3. Laundry Section

    Mempunyai tanggung jawab untuk menyiapkan linen-linen yang bersih untuk kebutuhan kamar, restaurant dan meeting room.

    Selain itu, laundry section juga wajib menyediakan seragam bersih untuk karyawan dan membersihkan baju atau pakaian tamu yang kotor.

    4. Linen Section

    Tidak seperti  halnya laundry section, linen section memiliki tanggung jawab untuk mengelola sirkulasi dan penyediaan semua linen yang ada di hotel, termasuk seragam karyawan.

    5. Florist Section

    Dari namanya saja sudah tidak asing. Florist merupakan seksi yang memilikii tanggung jawab untuk menyediakan dan merangkai bunga-bunga segar untuk mempercantik dekorasi dalam hotel.

    6. Gardener Section

    Adapun gardener adalah seksi yang memiliki tanggung jawab untuk memelihara tanaman-tanaman baik di dalam maupun diluar hotel.

    Nah, jadi semakin tahu kan sobat DWC, apa saja yang dikerjakan oleh Departemen Hosekeeping? Tentu saja tamu adalah raja, namun ketika sobat-sobat DWC semua sedang liburan di hotel, jangan lupa untuk tetap sopan dan santun ya..

    Sekian ulasan untuk sobat DWC, sampai ketemu lagi di artikel selanjutnya!