Tag: barista

  • Kelas Barista Cilacap, Yuk Belajar di DWC Aja

    Kelas Barista Cilacap, Yuk Belajar di DWC Aja

    Tren minuman kekinian kian hari mererbak dengan cepat hingga ke daerah. Mulai dari brand besar yang sudah terkenal hingga pendatang baru yang menjajaki peruntungannya di dunia food beverage. Di Cilacap sendiri ada beberapa yang terkenal rame seperti warunk upnormal, bangi cafe, janji jiwa dan lain sebagainya. Pertumbuhan coffee shop dan café beberapa tahun ini terlihat amat pesat loh.

    Meluasnya peluang bisnis di dunia kuliner, semakin bagus dari sisi kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Seperti dibukanya lapangan baru untuk posisi waiters, chef, maupun barista. Pada kesempatan kali ini DWC akan mengulas profesi yang cocok untuk kamu di tahun-tahun ini yaitu Barista. Agar seseorang dapat kompeten di bidang ini tentunya diperlukan kerja keras serta kemauan belajar yang tinggi. Mari kita mengenal profesi barista ya teman-teman.

    Tugas dan Pekerjaan Barista

    Menjadi seorang barista bukanlah sebuah pekerjaan mudah. Barista tidak hanya sekedar orang yang “bertugas” untuk membuat dan menyajika kopi di kedai kopi. Lebih dari itu, mereka adalah seniman.

    Pada umumnya seorang barista bekerja di kedai-kedai kopi dan coffee shop yang biasanya mengoperasikan mesin Espresso komersial yang cukup rumit. Tugas seorang barista adalah mengukur berapa besar suhu dan tekanan yang dibutuhkan dalam membuat espresso karena minuman Espresso dikenal sebagai minuman yang cukup sulit dalam pembuatannya.

    Menu di coffee shop

    Selain itu, Barista juga harus bisa membuat berbagai varian minuman kopi yang memakai campuran susu, seperti cappucino, latte atau variasi dari keduanya. Dalam menyajikan varian kopi yang dilakukan oleh seorang barista juga tidak hanya sekedar menambahkan susu kedalam Espresso lalu diaduk begitu saja, tapi juga membutuhkan keterampilan tambahan untuk meramu takaran yang tepat.

    Seorang barista otomatis juga wajib mengetahui cara-cara mengoperasikan mesin. Tidak hanya itu, barista juga harus merawat alat-alat pembuatan kopi supaya tetap terjaga kualitasnya dan menghasilkan seduhan kopi yang enak dan berkualitas.

    Selain mesin-mesin kopi, kamu juga harus merawat dan secara rutin mengecek alat-alat lain seperti chiller dan tempat penyimpanan bahan. Pastikan semuanya berfungsi normal dan baik.

    Soft skill

    Skill penting yang diperlukan adalah komunikasi untuk menjalin hubungan baik dengan pelanggan gaes.

    Salah satu contoh bentuk komunikasi ini adalah dengan cara menjelaskan kepada pelanggan mengenai menu-menu yang disajikan dan memberikan rekomendasi menu yang cocok untuk dicoba.

    Besaran gaji

    Gaji adalah kebijakan dan kesepakatan antara pemilik kedai kopi dan barista, sehingga tidak mudah untuk mengetahui berapa gaji barista di Indonesia. Namun, dari berbagai sumber yang tersedia, standar gaji barista pemula di Indonesia adalah mulai dari Rp2 juta per bulan.

    Tentunya besaran gaji ini tergantung dari kebijakan kedai kopi yang mempekerjakan dan juga Upah Minimum Regional yang berlaku di daerah tersebut.

    Bagi kalian yang tertarik menjadi seorang barista, DWC bisa membantumu memberikan ilmu dan pelatihan yang tepat. Prospek pekerjaan juga menjanjikan loh, kalau beruntung bisa bekerja di hotel maupun resto di luar negeri. Ataupun teman-teman bisa membuka usaha coffee shop sendiri. Jangan sampai kamu terlewatkan kesempatan ini ya..

     

     

  • Coba Yuk, 5 Teknik Meracik Cocktail

    Coba Yuk, 5 Teknik Meracik Cocktail

    Koktail atau dalam bahasa inggrisnya Cocktail merupakan minuman beralkohol yang tercampur dengan bahan-bahan atau minuman lain yang beraroma. Minuman ini diaduk atau diguncang-guncang dahulu sebelum disajikan dalam gelas khusus koktail, supaya bahan-bahannya tercampur.

    Ketika sobat DWC melihat bartender meracik minuman koktail sepertinya hanya begitu-begitu saja ya? Tapi tahukah sobat semua kalau untuk membuat kotail itu ada teknik yang dipakai, juga tidak hanya satu namun ada beberapa teknik yang harus dikuasai oleh bartender untuk membuat atau meracik koktail. Apa saja sih teknik-teknik yang harus dikuasai? Berikut kami beberkan 5 teknik meracik koktail untuk sobat DWC semua.

    1. Shaking

    Dari semua teknik pencampuran minuman, shaking adalah hal yang paling umum dan populer untuk para bartender. Teknik yang satu ini adalah salah satu teknik tercepat untuk mencampurkan bahan, mendinginkan serta mengencerkannya di saat bersamaan.

    Secara khusus teknik ini diperlukan untuk minuman yang mengandung krim, jus buah, ataupun telur. Shaker koktail harus diisi dengan tiga perempat batu supaya minuman menjadi dingin.

    Langkah dalam teknik shaking yang harus sobat DWC tahu adalah :

    1. Tuang semua bahan ke dalam shaker koktail
    2. Isi alat hingga penuh dengan es
    3. Tutup shaker menggunakan kaleng atau tutup
    4. Pegang erat alat shaker dan pastikan bagian ujung tidak mengarah ke pelanggan
    5. Kocok dengan kuat selama 10-15 detik
    6. Keluarkan kaleng dengan mengetuk bagian atas shaker menggunakan telapak tangan
    7. Saring koktail ke dalam gelas

    2. Stirring

    Teknik meracik minuman yang satu ini boleh dibilang sederhana. Semua bahan dan campuran hanya dituang dalam satu gelas dan diaduk seperti biasa. Biasanya, gelas yang disiapkan sudah diberi es batu terlebih dahulu kemudian diaduk tidak terlalu lama supaya es batunya tidak terlalu mencair.

    3. Muddling

    Ketika menggunakan buah atau sayur sebagai salah satu bahan minuman, maka wajib menggunakan teknik muddling. Muddling adalah teknik mengekstrak bahan-bahan yang segar seperti sayur maupun buah. Hal ini dilakukan agar bartender bisa memperoleh sari dan rasa yang kuat.

    4. Blending

    Blending atau dalam bahasa Indonesia mencampur adalah salah satu teknik yang cukup mudah dan sederhana. Seperti namanya, blending berarti mencampurkan minuman dengan cara memasukan bahan-bahan ke dalam blender elektronik.

    Teknik ini dipakai saat bartender ingin mencampurkan bahan yang lebih berat, seperti buah-buahan, es krim, dan lainnya. Dengan begitu, minuman memiliki tekstur yang lebih kental.

    5. Flaming

    Teknik meracik dan penyajian koktail ini bisa dibilang unik. Karena minuman akan dituang dalam gelas saji, dan permukaanya disulut api hingga terbakar. Hal ini bertujuan agar aroma cocktail semakin keluar.

    Biasanya minuman ini disajikan langsung ketika api sedang menyala. Dengan catatan, cara menikmatinya juga harus tepat, yaitu menggunakan sedotan dan langsung dimasukkan hingga ke dasar gelas. Saat minuman langsung dinikmati, secara otomatis api akan mati dengan sendirinya.

     

    Bagaimana sobat DWC, Apakah tertarik menjadi bartender?

    Yuk belajar di Dream World Cilacap. Semua mimpi bisa jadi kenyataan…